Makan Dalam

Kalam bermain ketip-ketip stapler sementara matanya memandang kuyu ke skrin komputer.

“Tepp..”
“Tepp..”
“Tepp..” Tangannya masih mengetip stapler. Bunyi nyaring ketip stappler mengisi ruang kamar ofis.

Satu-satu ubat steppler bertaburan atas meja. Kalam menoleh ke arah Zambri di meja sebelah. Kalam mencuit Zambri. Zambri berhenti sebentar. Mata Zambri teralih ke Kalam.

“Zam, ada rokok?” Tanya Kalam.
Zambri menepuk-nepuk poket seluar. Setelah itu diseluknya poket seluar bahagian kiri. Zambri mengeluarkan sekotak nusantara merah. Dihulurkan pada Kalam. Kalam sambut sekotak nusantara dengan senyuman di bibir.

“Zamb, ada lighter?” Tanya Kalam lagi.
Zambri toleh dengan senyum. “Kau fikir ini syurga ya?” soal Zambri pada nada yang paling halus.

4 Comments (+add yours?)

  1. cdot
    Jul 27, 2010 @ 12:28:29

    ooooooooo…sorganya rasa sorga itu bila dpt isap….

    Reply

  2. cdot
    Jul 27, 2010 @ 12:28:56

    rokok!

    Reply

  3. budakkilang
    Jul 28, 2010 @ 05:08:28

    hah hah hah..
    yang sorga itu bila setiap keinginan dapat dimakbulkan sekelip mata…

    Reply

  4. Pert Doherty
    Jul 29, 2010 @ 17:20:03

    ni best.. hahaha.. cm lehenet si kalam..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: